pexels-photo-92129

Kamu mungkin bingung kenapa topik ini perlu dibahas. Mungkin kamu berpikir bahwa orang insecure gampang ditangani karena mereka lemah dan rapuh. Kalau kamu berpikir seperti itu, saya perlu menjelaskan sedikit banyak lagi soal insecure.
Insecure adalah kondisi dimana seseorang sadar ada yang kurang dari dirinya. Tapi insecure tidak berhenti sampai di sana. Reaksi orang terhadap hal itu berbeda-beda. Ada yang mengakuinya, ada yang bersikap denial. Yang bahaya adalah sikap denial. Karena dengan bersikap defensif seperti itu, dia tidak dapat mengobati kekurangannya, sehingga kekurangan itu akan terus menghantui dirinya, sebagai akibatnya, dia akan melampiaskan kegalauannya pada dunia di sekitarnya.

Pada saat seseorang tidak mampu mengubah dirinya, dia akan mengubah lingkungannya agar menjadi nyaman bagi dirinya. Namun karena dia mengubah dengan cara yang salah, maka dia akan gagal. Dia akan menyalahkan dunia yang memberikannya kemalangan. Menyalahkan Tuhan atau takdir, menyalahkan situasi dan kondisi, apapun bisa disalahkan kecuali dirinya sendiri.

Dampak lain dari insecure adalah mudah merasa iri pada orang lain. Untuk itu dalam menyakiti orang lain mereka juga hendak membuat orang lain iri. Misalnya, pacarmu yang insecure merasa cemburu akan kedekatanmu dengan seorang teman. Maka dari itu mereka juga akan sengaja berdrama untuk memancing kecemburuanmu. Pokoknya mereka akan berusaha menyakitimu dengan cara yang sama dengan caramu (yang tidak sengaja) menyakiti mereka.

Memang, orang insecure bisa menjadi sangat menyebalkan dengan sikap mereka yang terkesan sombong, atau rendah diri. Bila dibiarkan, sikap-sikap itu bisa berubah menjadi karakter.

Bila kamu menyadari bahwa kamu insecure, segera akui kekuranganmu. Percayalah, ada banyak orang baik yang bersedia membantumu keluar dari sana. Insecure tidak hanya merugikan orang lain, tapi juga dirimu sendiri.

Advertisements